sejarah benteng kuto besak palembang

Benteng Kuto Besak Palembang: Sejarah, Fungsi dan Lokasinya

Posted on

Benteng Kuto Besak Palembang ini didirikan pada abad 18 dan menjadi tempat Kesultanan Palembang Darussalam. Kesultanan Palembang Darussalam sendiri adalah salah satu kerajaan Islam di Indonesia. Didirikan oleh Sri Susuhunan Abdurrahman pada tahun 1659.

Namun pada saat penjajahan Belanda, kerajaan ini dihapuskan pada tahun 1823. 

Jadi Benteng Kuto Besak ini adalah saksi dan peninggalan dari kerajaan Islam di Palembang.

Kota Palembang sendiri sudah berdiri sejak Juni tahun 682. Palembang menurut kamus melayu diartikan sebagai tempat yang digenangi oleh air.

Karena ada sebesar 52,4% dari luas Palembang yang masih tergenang air.

Layanan Kami: Travel Palembang ke Lampung

Lokasi Benteng Kuto Besak

Alamat benteng ini berada di Jl. Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30113.

Lokasinya bersebalahan dengan Jembatan Ampera.

Sejarah Benteng Kuto Besak Palembang

Tahukah kamu, benteng ini merupakan bangunan yang dibangun oleh penduduk asli Indonesia di Palembang. Bukan merupakan peninggalan penjajah seperti Belanda atau Jepang.

Benteng ini dibangun oleh Sultan Mahmud Badarudin pada tahun 1780.

Pembangunan Benteng Kuto Besak ini menggunakan batu kapur dari pedalaman Sungai Ogan dicampur dengan putih telur. Putih telur juga dipercaya sebagai perekat dalam pembangunan Candi Borobudur.

Benteng Kuto Besak ini didirikan diatas lahan yang sangat luas.

Panjangnya 274.3 meter, sedangkan luasnya 182,8 meter.

Bangunannya dikelilingi tembok yang tingginya mencapai 9,14 meter dan tebalnya 2,13 meter.

Fungsi Benteng Kuto Besak Palembang

Benteng ini berfungsi sebagai penyambung perdagangan Internasional. Letaknya bersebelahan langsung dengan Sungai Musi Palembang. Sehingga sangat strategis untuk jalur perdagangan.

Dari benteng ini, wisatawan bisa melihat pemandangan Jembatan Ampera.

Apa kata pengunjung tentang Benteng Kuto Besak Palembang ini?

Banyak tempat makan di malam hari, cocok buat yang mau wisata kuliner.

Tempat nongkrong & jajan-jajan aneka makanan mulai dari pempek, mie tektek sampe sosis & suki murah dengan rasa yg nggak murahan.

Benteng ini banyak dikunjungi wisatawan lokal dan non lokal. Wisatawan lokal juga masih sering datang karena merasa senang disini.

Suasananya dingin, karena dekat dengan sungai musi.

Pemandangan di Benteng Kuto Besak sangatlah menarik. Kita bisa lihat kapal yang lalu lalang di sungai musi, lihat para pemancing, dan orang-orang yang ingin menyebrang ke pulau Kemaro.

Bahkan disini juga bisa makan pempek apung. Jadi anda akan makan pempek di atas kapal di Sungai Musi. Hati-hati yang suka mabuk kapal yah. Hehe

Tempat nya cocok untuk keluarga bersantai, ngobrol-ngobrol.

Ini adalah tempat bersejarah yang difungsikan sebagai tempat wisata.

Disana juga kita bisa beli oleh-oleh khas Palembang, seperti kaos sablon Kota Palembang dan souvenir-souvenir unik lainnya.

Benteng Kuto Besak Jadi Kota Tua

Rencanya akhir bulan Oktober ini pemerintahan Kota Palembang akan menata ulang BKB (Benteng Kuto Besak).

Penataan akan dimulai dari Museum SMB Palembang. Penataan ini dilakukan supaya objek wisata Kota tua Palembang ini semakin rapih dan semakin digemari oleh masyarakat.

Penataan ini dimulai dari pelebaran pedestrian, penataan kawasan sekitar Sekanak Kerihin dan daerah Suro.